Tak Selebar Daun Kelor

daun kelor - myhobbyblogs.com

daun kelor - myhobbyblogs.com

Pepatah mengatakan, dunia tak selebar daun kelor, sebenarnya ukuran daun kelor itu berapa kali berapa sih…?. Hmm, ini mungkin hanya sebuah pepatah, tapi terkadang kepala saya turut mengangguk atas kejadian-kejadian yang terjadi dalam kehidupan ini.

Peope2People - seobook

Peope2People - seobook

Manusia saling membutuhkan satu sama lain, itu pasti. Karena manusia adalah makhluk sosial, tak bisa hidup sendiri, sampai kapanpun itu.

Tapi terkadang, kenapa di tempat nan jauh di sana masih ada saja perang, dengan gampang kita mengatakan, mengapa mereka gak berdamai saja.hehehe, tidak semudah itu menyimpulkan, teman-teman bisa mencari jawabannya sendiri.🙂.

Ok, sebenarnya yang mau saya bahas adalah mengenai pepatah tadi itu. Tak disangka, dalam beberapa tahun terakhir ini, semenjak saya lebih banyak meninggalkan rumah di ujung timur sana dan memilih merantau, saya bertemu banyak teman, banyak relasi, alhamdulillah.

Dan dari pertemuan dengan banyak orang itu, gak disangka ada beberapa yang entah itu disengaja ataukah tidak, ternyata ada relasi berkaitan.

Ambil contoh adalah temen saya bernama Heri S, yang bekerja di salah satu operator nasional di daerah mega kuningan. Setelah lulus sekolah, dia memilih melanjutkan kuliah di poltek malang, dan ternyata dia bertemu temen saya pas masih SD dan SMP, hariyoso, hmmm jadinya saat bertemu dan bercerita, hanya bisa bilang “ealah, iya tha”.

Lalu, adik kelas saya sekaligus boloplek di kampus, Vivink, bertemu dengan mas Hedi, rekan sekaligus senior di kantor lama saya di Biangbola. Kalau yang ini ketemunya di komunitas blog bundaran HI, jadi saya sempat kaget kalau pas vivink cerita, hmmm.

Vivink sendiri sering datang ke komunitasnya itu, jadi sering banget bertemu. Sampai, akhirnya mas hedi tahu kalau vivink juga kenal saya — sesama mokletters ngalam.

Dan cerita terakhir adalah Teguh P, rekan saya pas di kantor Playon, kantor yang saya tinggalkan hampir setahun yang lalu, teguh pun sudah pindah dari kantor itu, ternyata si teguh yang doyan game dan sepakbola ini temannya Riono.

Riono adalah rekan kerja saya di kantor lama sekitar 2002-2004, di operator kuning (masih di gedung BDN). Saya saja baru ngeh setelah TG (panggilan Teguh) bertanya tentang Riono. Saya sendiri setelah lama berpisah hampir 4 tahun dengan Rio, baru awal tahun ini ketemu, itupun di dunia maya.:)

So, kesimpulannya, dari contoh-contoh singkat cerita saya di atas (sebagian kecil), memperlihatkan dunia tak selebar daun kelor khan..hehehe.🙂, ya namanya juga pepatah, khan semuanya sudah digariskan. hehehe….

Apakah saya akan mengalami hal yang sama dengan teman lainnya pula?. ???

10 responses to “Tak Selebar Daun Kelor

  1. Pingback: Ikatan Alumni SMK Telekomunikasi Malang » Blog Archive » Tak Selebar Daun Kelor·

  2. hahahahahaa :))
    lha wong bojoku kiy kenal kr mentorku pas di batam dulu, ternyata bojoku pernah tinggal di batam juga sebelumnya😀 padahal beda perusahaan😀

  3. hehehehe emang seperti itu artinya….bahwa selama kita hidup tak ada yang mustahil dimanapun dan kapanpun terkadang kita bisa menemukan sesuatu yang kita anggap mustahil seperti pertemanan yang udah lama ga nongol eh tiba-tiba ketemu lagi…

  4. @pinkina:
    Wah, kalau itu memang jodoh, ndak kemana khan akhirnya jadi suami istri🙂

    @omiyan:
    betul sekali, ndak ada yang gak mungkin.🙂

    @yudhiapr
    wah, ndak pernah ngukur aq mas…:) katanya sih kecil banget. aq lagi nyari nih.

  5. kita sejak azali lagi diciptakan secara dalam rangkaian..contohnya keturunan.

    amin. setuju.dan yang terbaru saja, saya bertemu teman yang dulu juga pernah sekantor di kantor pertama kali di Jakarta. sudah berapa tahun kalau diitung.apalagi dia bukan sealumni dengan saya.sekarang lakok selantai.

  6. aku koyoe kenal karo sing duwe blog iki dhisik 1 kantor malah ga kenal, lohh ternyata 1 gedung di ktr yang berbeda, skrg beda ktr malah kenal:p alhamdulillah jadi kenal tambah sedulur , semua udah diatur cak😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s