Ke Malang Lagi

Sudah lama ndak nulis-nulis nih, pasti gara-gara keracunan facebook, plurk, hehehe. Sedikit ada cerita waktu ke Malang minggu kemaren dalam rangka ke nikahannya mas Arif Rudiyanto, temen seperjuangan di STM Telkom Malang hingga sekarang.

Minggu lalu, saya bersama dua temen seangkatan dan satu adik kelas, berangkat menuju kota “Apel”. Berangkat hari Jumat sore dari stasiun Gambir, kita numpang di kereta Gajayana yang langsung menuju Malang, tentu saja melalui jalur selatan.

Jenjang-Ucin-Ade-Arif-Galuh-

Jenjang-Ucin-Agung-Ade-Arif-Galuh-andry-Jamal-adik e Jenjang-Aq

Tiba di stasiun kota baru Malang, sekitar pukul 08.30-an, biasalah ngaret, hehehe. Sekalian, gak lama-lama berpikir, kita berempat mandi di stasiun, kata seorang temen saya, air di sini masih seperti yang dulu, “dingin dan segerrr…”.

Usai membersihkan badan dan beres-beres, kami menuju lokasi resepsi pernikahannya Arif menumpang mikrolet biru khas Malang bernomor MM ke arah Madyopuro — MM sendiri merupakan mikrolet favorit kami sejak dulu, soalnya mikrolet inilah yang biasa ditumpangi kalau mau ke sekolah.

Sampai di lokasi, kami langsung bertemu Arif, dan di sana ternyata juga ada guru-guru yang dulu pernah mengajar kami sewaktu sekolah di STM. Kurang lebih sejam di lokasi resepsi, akhirnya kami memutuskan berpamitan dengan Arif, sebelumnya seperti biasalah, foto-foto dulušŸ™‚.

Abis dari resepsi, kami mampir ke kontrakannya si Agung, adik kelas yang kebetulan sekarang bekerja di Malang untuk beristirahat. Sembari naruh tas di tempatnya Agung, kami bergegas ke sekolahan untuk bertemu beberapa guru, sebagai bagian dari ajang silaturahmi.

Dan usai itu, yang ditunggu-tunggu datang juga, makan-makan bareng di Lintang. Apa itu lintang, semodel tempat makan, yang bentuknya lesehan, maknyus pemirsa. Waktu dulu masih di sawojajar, Malang, kami belum pernah ngelihat lintang. Menurut si Agung dan temennya, lintang ternyata cukup terkenalĀ  alias laris.

Usai melahap makanan di lintang, kami kembali ke tempat istirahat di Agung, sementaraĀ  ada yang nyari oleh-oleh di Sanan. Sorenya, sekitar pukul setengah empat, kami pun akhirnya menuju stasiun kembali untuk melanjutkan perjalanan balik ke Jakarta dengan kereta api Gajayana lagi, wuih….seneng campur capek, soalnya baru sampai pagi, sore sudah kembali lagi ke Jakarta. Sampai Jumpa Lagi Malang.

@*%((_%!%!)(!(%_(%!_%(_!Pic menyusul@$@($@)

11 responses to “Ke Malang Lagi

  1. Pingback: Ikatan Alumni SMK Telekomunikasi Malang » Blog Archive » Ke Malang Lagi·

  2. ……….menumpang mikrolet biru khas Malang bernomor MM ke arah Madyopuro ā€” MM………………

    menumpang?ga bayar donk,,
    huehehhehehehhehehe

    hhoohoh…bayarlah…:)

  3. Mas numpang tanya donk….!!!!
    Cara paling mudah pesan tiket KA Gajayana untuk lebaran gimana ya mas????Mungkin mas pny chanel gitu.
    Kita kan sama2 wong Malang nich!!N tentunya mas udah banyak pengalaman mudik.Hehhehehe…
    Kalo bisa berbagi infonya donk mas….Soalnya saya trauma naik Bis pas tahun kemaren sampai 28 jam,kaki sampai bengkak!!!
    Dah gitu saya kan cewek mudik sendirian pula,masa mau ikut ngantri tidur di loket kan takut mas.Xixixixii….N kalo pesan Online pas lebaran juga susah.
    Mohon bantuannya ya mas!!!Trims………

  4. @meyfrita:
    bisa lewat bank kok, coba saja ke bank mandiri. kalau cara paling ekstrem ya abis subuh nunggu disana sampai jam 7 baru buka loketnya hehehe. ketiga ya ke Calo hehehe.. kalau gak nanti ada limpahan dari milis bagi temen2 yang gak jadi pulang atau cancel.

  5. nah kuwi … ning lintang jarene enak mas (panggone, ra ngerti rasa masakane) …
    kawit biyen rung tau ono kesempatan ning lintang ….
    bar nakam ning resepsine mas arif, terus ning lintang, jan wareg tenan kuwi mas, emang awan2 lintang wis buka’ tho, mas ?

  6. kalo ke malang lagi, nginap mas….ntar tak anterin wisata kuliner, nggak cuman lintang aja. tapi maklumlah dasar alumni moklet paling tahunya yg enak ya lintang.
    kalo kami ke skull moklet nggak cuman dolan aja, tapi minta dipotong rambut oleh p. harbud itung-itung nostalgia, kalo dulu rambut panjang sedikit ada yang ngoyak-ngoyak untuk dipotong kalo sekarang sapa yg nguruss. salam untuk para mokleters di rajajowas 5 (bonsirrrr)

  7. @aremania: la aq ngertine lintang baru-baru aja.la biyen soale ndak ada itu lintang pas jamankušŸ˜€
    pak budi sik sering 3-2-1 tha ?šŸ™‚

  8. bila ke malang lagi, mandi di sekolah saja dpd di stasiun bisa istirahat juga mas broo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s