ORA-01555 dan ORA-12505

Minggu ini ada ‘problem’ di kantor soal oracle. Saatnya diskusi, halah…:)) hehhee….  Hmmm, karena proses query yang terlihat membebani server dan source data yang gak pas, mengakibatkan proses query gagal meskipun telah melewati proses semalam. Query yang dimaksud adalah proses query bertingkat.

Error yang muncul adalah ORA-01555 atau erat kaitannya dengan istilah ORA-01555 Snapshot Too Old. Menurut temen di kantor yang juga seorang DBA, error tersebut bisa dihilangkan dengan cara melakukan setting di rollback segment atau lebih jelasnya adalah setting seperti ini (dapat info di milis).

Namun, ternyata settingan tersebut justru mengakibatkan error yang baru setelah dilakukan shutdown database yaitu kode error ORA-12505.  Error tersebut mengakibatkan kita tidak bisa melakukan login ke oracle server kita baik dari client ataupun server itu sendiri, alias listener di Oracle tidak berjalan semestinya.  “ORA-12505: TNS:listener could not resolve SID given in connect descriptor”.

Dan langkah terakhir antisipasinya adalah lakukanlah restart terhadap server kita. hehehe.. beres wes.

Ada yang pernah mengalaminya, ….semoga bisa membantu….:)

Link terkait:
http://www.shutdownabort.com/errors/ORA-12505.php
http://www.orafaq.com/forum/t/49705/0/
http://www.dba-oracle.com/sf_ora_12505_tns_listener_does_not_currently_know_of_sid_given_in_connect_descriptor.htm
http://tech.dir.groups.yahoo.com/group/indo-oracle/message/12539
http://ora-12505.ora-code.com/
http://www.cryer.co.uk/brian/oracle/ORA12505.htm

7 responses to “ORA-01555 dan ORA-12505

  1. Pingback: Wikusama.com – Widyaloka Kusuma Samekta Makarya » ORA-01555 dan ORA-12505·

  2. @picastech: setuja databasenya banya isinya, tapi yang menambah capek adalah record2nya gak standar isinya…ada spasinya…:))

  3. Urun rembuk persoalan Oracle diatas🙂
    Iseng2 mampir ke wikusama, nemu post ini😀 .

    Mensetting parameter UNDO_RETENTION mungkin bisa jadi salah satu alternatif, tapi cara ini nggak dijamin menyelesaikan ORA-15555.
    Untuk mencegah error itu lagi mungkin bisa menggunakan fitur automatic undo management klo g salah udah ada sejak Oracle 9i ke atas, jadi nggak menggunakan fixed size undo management (kalau tetep mau menggunakan fixed size, harus di set sebesar mungkin untuk menghindari “shapshot too old”). selain itu juga lebih baik flashback recovery juga diaktifkan untuk lebih menjamin read-consistency di undo segment.

    Untuk ORA-12505 sepertinya nggak berhubungan dengan dampak dari setting rollback segment.
    Dilihat dari errornya, itu persoalan di layer network.

    Kalau restart server koq kayaknya ekstrim ya, hehhhehhe….
    Mungkin cukup dengan restart listenernya (UNIX/Linux command : “$ lsnrctl stop” kemudian “$ lsnrctl start”) udah bisa solve, kalau masih belum solve juga, re-create lagi listenernya, kemudian di start kembali.

  4. @Bayu : terimakasih mas, nice info. untuk yang ORA-12505 memang itu alternatif terakhir kalau di restart servernya, waktu itu sekalian juga karena server sudah lama gak direstart🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s