Perdin Surabaya, Jogja & Medan

Awal bulan April lalu saya mendapatkan tugas testing ke beberapa kota di antaranya Surabaya, Jogja dan terakhir Medan. Cukup mengagetkan buat saya, mengingat biasanya tugas testing bukan ‘jobdesk’ di bagian saya, heheheh😛.  Tapi gak apalah, itung-itung pengalaman sekalian ‘jalan-jalan’, akhirnya tugas saya jalankan saja.

Setelah melihat rute jadwal testing, berikut adalah rilisnya :

4-5 April 2011, blackberry test in Surabaya

6-7 April 2011, blackberry test in Yogyakarta

dan yang terakhir adalah ke kota yang belum pernah saya kunjungi yaitu Medan dari tanggal 11-12 April 2011.

Surabaya

Baiklah, perjalanan kita mulai dari Jakarta menuju Surabaya. Berangkat dari sekitaran setiabudi, kuningan dan sekitarnya, dari abis subuh, bersama mas Taufik Adi meluncur ke Bandara, weh, perdin-perdin begini apa gak sebaiknya berangkatnya agak siangan gitu😛, kalau kata saya ini kepagian :p, hehehe.

Alhamdulillah, perjalanan kami lancar dan sampai di lokasi tempat penginapan (seingat saya di java paragon-jl mayjend sungkono, cmiiw)  tidak terlalu siang. Tanpa menunggu waktu lama, sampai di tempat kami langsung melakukan testing BB sampai sore sambil ngantuk-ngantuk (tapi gak lupa makanlah:p) :).

Sore hari adalah hari bebas, artinya gak perlu ngetest (masak kerja terus), waktunya cari makanan. Kalau nanya-nanya teman, makanan terkenal di Surabaya ini kok sepertinya bebek semua ya, paling ‘banter’ ya rawon.

Sayangnya, semua rekomendasinya sepertinya jauh-jauh dari tempat penginapan. Akhirnya, bareng mas Taufik, nyari makanan sambil jalan kaki wae, dan menemukan tempat makanan, eh lagi-lagi bebek🙂, ya daripada susah nyarinya, hajar saja wes + sambil ‘golek’ makanan ringan, alhamdulillah.

Balik makan, ternyata mas Taufik masih lapar, saya sih gak ikutan mas hahahaha. Mungkin belum pernah kali ya atau masih lapar, ada yang jual nasi goreng model Jawa Timur-an, itu yang kalau di Jakarta nasi goreng bumbu kecap, di sana pakai bumbu saos, boleh diadu kok, wuenak, tapi aq ndak ikutan beli :p.

Singkat cerita, testing BB di Surabaya masih banyak kendala, karena Surabaya adalah kota pertama di luar regional Jakarta yang dilakukan testing. Surabaya panas ya daripada Jakarta (menurut saya)🙂.

Yogyakarta

Kota berikutnya yang jadi tujuan kami setelah testing di Surabaya adalah Yogyakarta, (iklan mode on —Jogjaaaa). Kami berangkat dari Surabaya sekitar malam hari, menggunakan Lion Air group.

Mengapa saya menulis Lion Air group, karena kami bertiga sempat kaget ketika melakukan check in boarding pass, pesawatnya tidak sesuai yang diharapkan yaitu Wing Air yang kabarnya masih satu grup.

Kami kaget sebenarnya bukan hanya karena nama pesawatnya beda, tapi setelah sampai di tempat menaikkan penumpang, ladalah…pesawate kok seukuran poker 100, yaitu setype ATR 72-500‎ , saat kami turun dari bus bandara, pesawatnya baru ditest-test pula baling-balingnya, hahahahha, sempet becanda sama mas Pat dan Taufik, piye iki jadi ndak hehehe:p.

Akhirnya, kami tetap memutuskan berangkat ke Jogja dan perjalanan ditempuh kurang lebih satu jam (Jakarta – Surabaya sejam, Surabaya-Jogja kok kurang lebih sejam juga ya:), sempat berpikir ada yang salah ndak iki :p) — Di pesawat ndak bisa tidur nyenyak🙂, heheheheh.

Sampai di Jogja, kami dijemput mas-mas yang sudah ditugaskan dari kantor untuk menjemput. Wah…. hawa Jogja sudah terasa saat sudah ketemu si mas, seingat saya kata-kata yang keluar dari si mas itu “njeh njeh mas..”. Mas ini sungkan banget ya atau memang seperti inilah Jogja–yang menurut saya Jogja memang kota yang penuh dengan budaya.

….Bersambung…

2 responses to “Perdin Surabaya, Jogja & Medan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s