Training Motivasi

Ada banyak pengalaman yang saya dapatkan saat mengikuti training motivasi selama sehari di kantor Jumat kemaren. Meskipun awalnya, agak gimana gitu ya mau ngikutinya, ternyata setelah mengikutinya, luar biasa, pengen nambah hehehe….., mumpung gratis🙂.

Pelajaran penting saat dibukanya training adalah diputarnya video mengenai sosok Derek Redmond, sebelumnya diputar video Rémi GAILLARD . Saya sempat bertanya-tanya, siapa sosok atlet ini. Setelah diputar, barulah tahu kalau dia adalah pelari asal Inggris yang masuk dalam sejarah, karena dielu-elukan rakyat Inggris dan mendapatkan aplaus luar biasa di Olimpiade Barcelona 1992 karena spiritnya. Berikut cuplikan videonya, terharu😀

Kira-kira menurut temen-temen, apa yang bisa dipetik dari video di atas. Kalau menurut saya adalah spirit dan tanggung jawab. Derek mencoba menyelesaikan tugasnya meskipun dalam kondisi yang tidak mungkin. Dia merasa punya tanggung jawab besar karena mewakili rakyat Inggris. Yang membuat saya nrenyuh saat menonton video ini adalah ketika ayahnya membantu memapahnya hingga garis finis.

Lanjut ya, pelajaran lain yang cukup menarik adalah mengenai paradigma atau yang biasa kita sebut dengan cara pandang. Coba ketika kita melihat sesuatu hal yang baru terlintas di depan kita, kira-kira sama tidak pemikiran kita dengan orang lain, pasti ada kemungkinan berbeda.  Coba yuk kita lihat iklan berikut ini yang juga kemaren sempat diputar di acara training.

Bisa dibayangkan sedihnya si bapak yang sedang pemanasan olahraga di depan mobilnya. Si sopir yang sedang makan coklat berpikir kalau si bapak membutuhkan bantuan untuk mendorong mobil, tanpa babibu si sopir main dorong saja,  walhasil si bapak kehilangan mobilnya yang kejebur ke jurang. Kesimpulan dari video ini adalah komunikasi, penting ketika berbeda paradigma, solusinya adalah komunikasi.

Lanjut lagi ya gan, hal-hal lain yang menarik buat saya saat training kemaren adalah beda mimpi dan tujuan hidup. Pasti setiap manusia mempunyai tujuan hidup, entah itu misalnya ingin punya rumah, karir, kesehatan atau hal lain. Nah, ternyata mimpi dan tujuan hidup itu dibedakan oleh yang namanya waktu. Dan ketika menentukan tujuan hidup, disitulah kita harus menarik garis waktu / timeline. Sedangkan mimpi tidak jelas waktunya, misalnya ketika kita kecil sering ditanya cita-cita kamu apa?, misal ingin jadi Dokter, tapi tidak dijelaskan waktunya kapan.

Hal menarik lagi yang lain, eh kayaknya semuanya menarik ya… hehehe, adalah membuat skala prioritas. Penting banget nih kalau
menurut saya. Ketika kita punya banyak tugas, kira-kira pernah gak kita membuat skala prioritas mana yang penting dan mendesak, mana yang penting tapi tidak mendesak atau kebalikannya.  Kalau prioritas itu bisa terwujud dalam kehidupan kita, pasti rasanya semuanya bisa berjalan lancar– saya sendiri masih amburadul hehehe.

Kemaren itu juga dibahas mengenai proaktif.  Istilah proaktif bisa kita sebut juga jemput bola/ inisiatif. Mengapa kita harus proaktif, ambil contoh saja adalah  ketika kita pulang dari kantor, dan mendapati rumah kita berantakan, kira-kira yang ada di pikiran saya dan teman-teman apa?, dibiarkan atau kita bersihkan.

Proaktif itu erat hubungannya dengan hal-hal yang kita butuhkan. Ya seperti contoh di atas dimana kita ingin rumah dalam keadaan bersih bukan berantakan. Contoh lain, misalnya kita butuh minum, tentu saja kita harus proaktif tanpa melihat dulu sekitar kita (concern). Jika hanya untuk minum saja harus lebih banyak melihat sekitar kita, maka akan melibatkan emosi.

Contonya kita mau minum, sudah tau kalau minuman ada di dapur, tapi kita lebih memperpanjang waktu dengan meminta pembantu misalnya untuk mengambilkannya, itu artinya nilai proaktif kita kurang, justru kita akan melibatkan emosi kita, dan malah berandai-andai, “seandainya bibi tadi mengambilkan minuman saya lebih cepat, pasti saya gak kehausan, kenapa gak diambil sendiri beres”.

Terakhir, bahasan yang saya ingat adalah mengenai Good Habit vs Bad Habit, namun saya tidak akan menjelaskan secara detail, soalnya videonya alamatnya gak tau yang berkisah mengenai kehidupan dua anak remaja yang berada dalam satu /kampus dan mes yang sama, tapi berbeda kelakuannya 180 derajat, yang satu disiplin dan tanggung jawab, yang satu kebalikannya.

Penutup, di bawah ini adalah salah satu video yang kemaren juga diputar di training, mengharukan. Bercerita mengenai kasih saya orang tua kepada anaknya, dimana anaknya akhirnya sadar bahwasannya ayahnya sangat-sangat-sangat sayang kepadanya, terharu🙂

4 responses to “Training Motivasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s