BackCeker ke Bandung :)

Bersama teman-teman kampus, bulan April lalu sekitar tanggal 11 April 2014 saya ke Bandung,  yeay🙂. Ceritanya adalah mau jalan-jalan tapi tanpa menggunakan pinjaman mobil mahal hehehe. Jadi, kami ke Bandung naik kereta api, menuju tempat wisata menggunakan angkot, hasilnya…remek, seneng dan luar ‘binasa’ hehehe:).

Jalan-Jalan Ciwidey

Jalan-Jalan Ciwidey

Berangkat dari Jakarta Jumat malam, usai pulang kantor saya dan dua teman bertemu di stasiun Gambir, teman satunya menyusul keesokkan harinya karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan #halah. Kami sampai di Bandung sudah larut malam dan Alhamdulillah tempat nginepnya disediakan teman gratis…:).

Baiklah, jalan-jalannya pun dimulai pagi harinya, tujuan pertama adalah Ciwidey atau yang biasa disebut Kawah Putih. Kalau tidak salah ini adalah kali kedua saya kesini, moga-moga gak salah hitung hehehe. Berangkat dari Bandung pagi menjelang siang karena harus menunggu teman yang baru tiba, kami pun naik bus damri menuju terminal Luei Panjang, lumayan macet.

Sampai di terminal kami istirahat sejenak sebelum akhirnya naik mobil angkot mirip elf menunju Ciwidey. Kurang lebih siang hari kami sampai di sana dan memutuskan untuk beristirahat makan siang + shalat dhuhur.  Sayangnya, cuaca tiba-tiba berubah menjadi gelap. Dan kamipun sementara nambah istirahat di mushola karena hujan begitu deras, tuh di foto ‘lesehan’ di langgar (langgar kalau di jawa itu mushola).

Setelah hujan reda, kamipun melanjutkan perjalanan. Angkot menuju ke kawah putih ternyata dari tadi menunggu, tau aja kalau kita mau berangkat😀. Walau sempat terjadi debat kecil mengenai ongkos, akhirnya perjalanan pun dilanjutkan. Suasana dingin hingga hembusan udara sejuk membawa kami sampai di  atas jiahhhhhhhh😛. Dan sesampainya di sana, kami pun langsung seperti biasa, foto-foto hehehe😀.

Bentar agak serius nulisnya, buat saya, sepertinya ada yang berubah dengan objek wisata kawah putih saat ini dibandingkan dengan saat dulu saya pernah kesini. Saya perhatikan tidak ada orang jualan buah strawberry dan pernak-pernik lainnya. Hanya ada penjual masker yang terlihat paling banyak. Apalagi sekarang ada semacam logo bertuliskan Kawah Putih besar di depan dengan warna jingga/oranye. Oh, usut punya usut ternyata yang berjualan pindah ke bawah, dekat pintu masuk.

Selesai dari Ciwidey, ternyata perjalanan berlanjut ke Situ Patenggang, weh pada penasaran. Hmmm, dan ternyata eng ing eng Situ Patenggang itu Danau. Tidak terlalu banyak yang bisa dilihat di sini, banyak orang berjualan, perahu. Apalagi, kami tidak mencoba naik perahu untuk sekedar mencari obyek tambahan buat difoto hahahaha :).

Singkat cerita kami akhirnya memutuskan untuk kembali pulang ke Bandung. Di perjalanan saat kami harus turun di sekitaran terminal Ciwidey, ada sedikit masalah dengan angkutan yang kami tumpangi. Hmmm, biayaaa…..!. Ya, yang jelas miskomunikasi dengan pihak angkutan, ambil hikmahnya walau harus nambah biaya hikksss😀, sorry ya rek jadi harus sedikit bersitegang dengan sopir angkot, makanya hati-hati ya buat kita semua🙂.

Cerita ‘seremnya’ belum sampai di situ, setelah isho tanpa ma (baca : ISHOMA), kendaraan yang mengantar kami ke Lueipanjang juga sudah siap. Kami pun akhirnya melanjutkan perjalanan. Wow,, dalam perjalanan yang penuh sesak dengan penumpang, berhimpit-himpitan sepanjang jalan ditambah macetnya jalanan Bandung, ternyata harus naik angkot lagi sekali untuk sampai di tempat penginapan🙂.  Di angkot yang terakhir ini ternyata ‘derita’ belum selesai, sopirannya jos alias kenceng euy :D. Alhamdulillah, sampai di tempat.

Sesampainya di tempat nginep dan istirahat sebentar, teman-teman ternyata masih mau jalan-jalan, saya sebenarnya gak kuat lo rek, wes lumayan capek hehehe😀. Tujuan pertama daerah Braga makan serabi, abis itu jalan-jalan gak jelas di sepanjang trotoar Dago terus kembali ke tempat nginep untuk beristirahat.

Pagi harinya, kami pun sibuk beres-beres dan packing. Sebelum pulang ke Jakarta, kami sempatkan jalan-jalan ke rumah mode, dago lagi. Dan Akhirnya mampir di tempat beli oleh-oleh deket Stasiun.  Hmmm, terimakasih buat mas agus pelni, mas casto dan mas udin. Sampai jumpa lagi dalam liburan-liburan yang menyenangkan berikutnya :). Semoga nanti backpackerannya sungguhan ya, masih kurang mantep persiapannya apalagi case hape saya hilang rek (gak ada hubungannya yaaa :).

Terima Kasih🙂

3 responses to “BackCeker ke Bandung :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s